Concreteresearch.org – Bupati Serang bersama delegasi dari Pemerintah Tiongkok, memulai diskusi untuk mempercepat penandatanganan perjanjian kerjasama investasi di Kabupaten Serang. Kunjungan kerja ini dipimpin oleh Kementerian Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Kemendes PDT), bertempat di Taman Pulau Tunda, Desa Wargasara, Kecamatan Tirtayasa pada Sabtu, 20 September 2025. Kunjungan tersebut juga dihadiri oleh Presiden Direktur China Investment Association Overseas Investment Union (CIAOIU), Madam Liu Xiongying, beserta rombongan pengusaha Tiongkok.
Peluang Investasi di Pulau Tunda dan Infrastruktur yang Diperlukan
Ratu Zakiyah menyampaikan harapannya agar investasi dari Tiongkok bisa segera terjalin, terutama untuk pembangunan sektor kelistrikan di Pulau Tunda. Pulau ini, yang dihuni mayoritas oleh nelayan, sangat membutuhkan fasilitas seperti tempat penyimpanan ikan atau storage fish yang memadai. Selain itu, banyak pulau lain di sekitar yang belum terjamah oleh wisatawan, membuka peluang besar untuk pengembangan pariwisata.
Tiongkok Fokus pada Kelistrikan dan Infrastruktur Transportasi
Madam Liu Xiongying, Presiden Direktur CIAOIU, mengonfirmasi bahwa langkah pertama dalam kerjasama ini akan difokuskan pada pemenuhan kebutuhan listrik. Setelah itu, investasi akan melibatkan sektor pelabuhan dan transportasi, dua area penting yang mendukung kelancaran distribusi. Dukungan dari Kemendes PDT, yang dipimpin oleh Dirjen Percepatan Pembangunan Daerah Tertinggal, Samsul Widodo, semakin memperkuat komitmen untuk mempercepat pembangunan di wilayah ini.
Samsul Widodo memastikan Kemendes PDT akan terus mendukung penyelesaian masalah listrik di Pulau Tunda. Dengan hanya 10% dari wilayah yang telah teraliri listrik, fokus utama adalah meningkatkan kapasitas kelistrikan. Pemerintah juga mendorong pembangunan pulau-pulau lain agar bisa mendukung sektor pariwisata, sekaligus menciptakan lapangan kerja baru.
Langkah Selanjutnya dan Harapan Kerjasama yang Berkelanjutan
Ratu Zakiyah berharap bahwa dalam waktu dekat, kerjasama dengan delegasi Tiongkok dapat segera dimulai. Beliau menekankan pentingnya pemenuhan kebutuhan listrik dan pengembangan infrastruktur untuk mendukung potensi pariwisata di Pulau Tunda dan pulau-pulau sekitarnya. Proses survei dan perencanaan dari tim Tiongkok akan dimulai segera untuk menghitung kebutuhan proyek ini.
Dengan adanya kerja sama ini, Kabupaten Serang dapat lebih mempercepat pembangunan dan meningkatkan kualitas hidup warganya, terutama di daerah-daerah yang membutuhkan perhatian khusus seperti Pulau Tunda.